Berita Utama Jurnal Santri

Petani Kraton Semare Pasuruan Rugi Milyaran Rupiah Akibat Banjir

Pasuruan (suarasantri.net) 5/5

Sejumlah petani wilayah kec. kraton Desa kraton dan Semare pulokerto dan sekitarnya gagal. panen. Gagal panen ini bukan di sebabkan hama wereng atau penyakit melainkan padi siap panen hanyut di bawa air saat banjir.

Banjir yang melanda desa kraton dan semare ini di sebabkan tanggul sungai welang kraton jebol sebelah tinur sehingga dua desa itu terendam selama 1 hari 2 malam.

Dari pengamatan wartawan suarasantri.net dilokasi kejadian menginformasikan petani yang mananam padi siap panen dan petani tambak terendam air sehingga tidak bisa diselamatkan.

Cak ri petani asal dukuh biting desa kraton mengeluh padi yang siap panen di terjang banjir .” ya padi yang saya jagakan buat sangune puasa Ramadhan gagal panen padi ambruk tidak bisa diambil. jika diambil berasnya hitam nanti katanya memelas, semoga pemerintah tanggap terhadap penderitaan rakyatnya disini “katanya.

Sementara di desa semare tanggul irigrasi jebol dibawa sampai tengah sawah. dan tambak tambak siap panen juga jebol di bawa arus banjir.

H. safak petani tambak mengatakan ” ya selama ini desa semare tidak pernah kebanjiran seperti kemarin sehingga petani tambak rugi milyaran Rupiah, saat banjir warga tidak urusi tambaknya karena rumahnya terendam air.”katanya.

Sementara Urip kelompok Tani Desa Semare kec.Kraton kab. pasuruan jatim mengharapkan ada bantuan dari pemerintah terhadap petani tambak dan petani padi agar bisa beli bibit dan olah tanahnya kembali.”katanya.

sedangkan kang sobari Tokoh peduli lingkungan saat dihubungi secara terpisah mengatakan” Tanggul sungai welang yang jebol di sebelah Timur sungai welang mohon segera di perbaiki gunakan anggarkan apa saja yang penting segera di tanggul, jika tidak segera di tanggul banjir lagi air masuk desa Kraton dan semare. selain itu juga pemerintah peduli terhadap rakyatnya yang terkena musibah ini tolong diberikan santunan kepada petani yang gagal panen agar saat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan ceria .” katanya. ( sob/nul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *